Perbedaan Terra dan Raydium: Terra diperdagangkan di Rp770,27 (kapitalisasi pasar Rp545,32M, volume 24 jam Rp96,91M), sedangkan Raydium diperdagangkan di Rp11.211 (kapitalisasi pasar Rp3,03T, volume 24 jam Rp118,85M). Perbedaan utamanya: Raydium jauh lebih besar — sekitar 5,6× kapitalisasi pasar Terra, dan suplai Raydium dibatasi (269,5M / 555M RAY (49%)), sedangkan Terra terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Terra selama 82 Hari dan Raydium selama 25 Hari.
| LUNA | RAY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp545,32M | Rp3,03T |
Volume (24h) | Rp96,91M | Rp118,85M |
Suplai yang Beredar | 710M LUNA | 269,5M / 555M RAY (49%) |
Typical Hold Time | 82 Hari | 25 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Terra (LUNA) menunjukkan sinyal bullish dengan harga saat ini Rp764,17 dan market cap Rp543,86 juta. Indikator teknis Moving Averages dan Oscillators mengkonfirmasi tren positif, meskipun RSI menunjukkan kondisi overbought. Token berada di atas support kunci S1 (Rp758) dengan resistance terdekat di R1 (Rp960). Hold time rata-rata 82 hari mengindikasikan keyakinan jangka panjang holder.
Outlook positif didukung momentum teknis kuat, namun risiko overbought dan volatilitas tinggi perlu diwaspadai. Peluang terletak pada breakout di atas Rp960, sementara break di bawah Rp758 bisa memicu koreksi. Perhatikan perkembangan ekosistem Terra dan sentimen pasar crypto secara keseluruhan.
RAY saat ini diperdagangkan di zona netral dengan harga Rp11.527, menunjukkan sinyal teknis campuran antara indikator bearish dan netral. Token ini baru saja mencapai tonggak penting dengan volume perdagangan melebihi Rp1.000T setelah listing di Robinhood dan Revolut, memperluas aksesibilitas global. Posisi teknis saat ini berada di antara support Rp11.143 dan resistance Rp11.329, dengan indikator RSI menunjukkan kondisi netral.
Outlook jangka pendek netral dengan potensi upside terbatas mengingat sinyal teknis yang beragam. Peluang utama terletak pada adopsi ekosistem yang berkembang, sementara risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual dari moving averages perlu diwaspadai. Investor harus memantau pergerakan harga di sekitar level support kunci.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Protokol Terra 2.0 adalah protokol blockchain publik yang terdesentralisasi dan open-source. Luna adalah token staking asli protokol Terra yang digunakan untuk tata kelola dan penambangan. Jaringan Terra 2.0 tidak akan memiliki stablecoin, dan pemegang jaringan Terra Classic lama akan mendapatkan koin asli Luna yang baru. Dalam rencananya, pengembang ekosistem Terra akan bermigrasi dan menyebarkan dapps mereka di blockchain baru.
Selengkapnya di halaman LUNA →Raydium (RAY) adalah automated market maker (AMM) dan penyedia likuiditas yang dibangun di atas blockchain Solana untuk decentralized exchane (DEX). Tidak seperti AMM lainnya, Raydium menyediakan likuiditas on-chain ke limit order book pusat yang berarti bahwa dana yang disimpan ke Raydium diubah menjadi limit order yang ada di Serum orderbook.
Selengkapnya di halaman RAY →