Perbedaan Terra dan rats (Ordinals): Terra diperdagangkan di Rp772,04 (kapitalisasi pasar Rp548,12M, volume 24 jam Rp69,43M), sedangkan rats (Ordinals) diperdagangkan di Rp0,6879 (kapitalisasi pasar --, volume 24 jam Rp26,04M). Perbedaan utamanya: suplai beredar Terra 710M LUNA dibanding -- milik rats (Ordinals), dan Terra lebih aktif diperdagangkan (Rp69,43M vs Rp26,04M). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Terra selama 82 Hari dan rats (Ordinals) selama 9 Hari.
| LUNA | RATS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp548,12M | -- |
Volume (24h) | Rp69,43M | Rp26,04M |
Suplai yang Beredar | 710M LUNA | -- |
Typical Hold Time | 82 Hari | 9 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Protokol Terra 2.0 adalah protokol blockchain publik yang terdesentralisasi dan open-source. Luna adalah token staking asli protokol Terra yang digunakan untuk tata kelola dan penambangan. Jaringan Terra 2.0 tidak akan memiliki stablecoin, dan pemegang jaringan Terra Classic lama akan mendapatkan koin asli Luna yang baru. Dalam rencananya, pengembang ekosistem Terra akan bermigrasi dan menyebarkan dapps mereka di blockchain baru.
Selengkapnya di halaman LUNA →RATS adalah token meme unik terinspirasi dari tikus, dibangun di blockchain Bitcoin, dan mengikuti standar token BRC-20. Sebagai token BRC-20, RATS memungkinkan pengguna Memean, mengidentifikasi, dan menulis konten digital ke satoshi, unit terkecil Bitcoin, untuk menciptakan artefak digital.
Selengkapnya di halaman RATS →