Perbedaan Terra dan Nillion: Terra diperdagangkan di Rp865,1 (kapitalisasi pasar Rp614,25M, volume 24 jam Rp76,41M), sedangkan Nillion diperdagangkan di Rp631,42 (kapitalisasi pasar Rp291,92M, volume 24 jam Rp196,13M). Perbedaan utamanya: Terra jauh lebih besar — sekitar 2,1× kapitalisasi pasar Nillion, dan suplai beredar Terra 710M LUNA dibanding 465,3M NIL milik Nillion. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Terra selama 81 Hari dan Nillion selama 9 Hari.
| LUNA | NIL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp614,25M | Rp291,92M |
Volume (24h) | Rp76,41M | Rp196,13M |
Suplai yang Beredar | 710M LUNA | 465,3M NIL |
Typical Hold Time | 81 Hari | 9 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Protokol Terra 2.0 adalah protokol blockchain publik yang terdesentralisasi dan open-source. Luna adalah token staking asli protokol Terra yang digunakan untuk tata kelola dan penambangan. Jaringan Terra 2.0 tidak akan memiliki stablecoin, dan pemegang jaringan Terra Classic lama akan mendapatkan koin asli Luna yang baru. Dalam rencananya, pengembang ekosistem Terra akan bermigrasi dan menyebarkan dapps mereka di blockchain baru.
Selengkapnya di halaman LUNA →Nillion adalah jaringan komputasi dan penyimpanan pribadi yang dirancang untuk AI dan data, dikenal sebagai “blind computer.” Jaringan ini menggunakan Privacy-Enhancing Technologies (PETs) untuk memungkinkan komputasi dan penyimpanan data secara aman sambil menjaga privasi. Token utilitas aslinya, NIL, digunakan untuk biaya jaringan, pembayaran di Coordination Layer dan Petnet, staking untuk keamanan jaringan, serta partisipasi dalam tata kelola melalui modul on-chain.
Selengkapnya di halaman NIL →