Perbedaan Terra dan MovieBloc: Terra diperdagangkan di Rp758,08 (kapitalisasi pasar Rp539,02M, volume 24 jam Rp69,13M), sedangkan MovieBloc diperdagangkan di Rp10,64 (kapitalisasi pasar Rp208,01M, volume 24 jam Rp17,3M). Perbedaan utamanya: Terra jauh lebih besar — sekitar 2,6× kapitalisasi pasar MovieBloc, dan suplai MovieBloc dibatasi (19,6B / 30B MBL (66%)), sedangkan Terra terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Terra selama 82 Hari dan MovieBloc selama 63 Hari.
| LUNA | MBL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp539,02M | Rp208,01M |
Volume (24h) | Rp69,13M | Rp17,3M |
Suplai yang Beredar | 710M LUNA | 19,6B / 30B MBL (66%) |
Typical Hold Time | 82 Hari | 63 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Protokol Terra 2.0 adalah protokol blockchain publik yang terdesentralisasi dan open-source. Luna adalah token staking asli protokol Terra yang digunakan untuk tata kelola dan penambangan. Jaringan Terra 2.0 tidak akan memiliki stablecoin, dan pemegang jaringan Terra Classic lama akan mendapatkan koin asli Luna yang baru. Dalam rencananya, pengembang ekosistem Terra akan bermigrasi dan menyebarkan dapps mereka di blockchain baru.
Selengkapnya di halaman LUNA →MovieBloc adalah platform terdesentralisasi untuk distribusi film dan konten. MBL digunakan untuk kegiatan ekonomi dalam ekosistemnya, seperti menonton konten premium, sarana kreator membayar penerjemahnya, memberi donasi untuk peserta lain, dan memberi imbalan kepada pengguna.
Selengkapnya di halaman MBL →