Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Sentral Mitra Informatika Tbk. (LUCK) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Sentral Mitra Informatika Tbk.Trading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Sentral Mitra Informatika Tbk. dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Sentral Mitra Informatika Tbk. diperdagangkan di Rp98 (kapitalisasi pasar 69,43 M, volume 24 jam 724,7 rb), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp59 (kapitalisasi pasar 885,64 M, volume 24 jam 6,25 jt). Perbedaan utamanya: Wilton Makmur Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 12,8× kapitalisasi pasar Sentral Mitra Informatika Tbk., dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (6,25 jt vs 724,7 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

LUCKSQMI
Kapitalisasi Pasar
69,43 M885,64 M
Volume
724,7 rb6,25 jt
Lot
7,25 rb62,55 rb
Perputaran
70,51 jt366,43 jt
Harga Rata-rata
97,358,59
Nilai Transaksi
70,51 jt366,43 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
9859
Volume Ekuilibrium Indikatif
163774

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

LUCK
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Sentral Mitra Informatika Tbk.

PT Sentral Mitra Informatika Tbk (the Company), was established in the Republic of Indonesia under the framework of the Domestic Capital Investment Law No. 6 year 1968 based on notarial Deed No. 11 dated November 14, 2008 of Henny Hendrawati Putradjaja, S.H., Notary in Jakarta.

Selengkapnya di halaman LUCK

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI