Perbedaan Litecoin dan Theta Network: Litecoin diperdagangkan di Rp814.853 (kapitalisasi pasar Rp63,15T, volume 24 jam Rp5,53T), sedangkan Theta Network diperdagangkan di Rp2.656 (kapitalisasi pasar Rp2,64T, volume 24 jam Rp100,9M). Perbedaan utamanya: Litecoin jauh lebih besar — sekitar 23,9× kapitalisasi pasar Theta Network, dan suplai beredar Litecoin 77,4M / 84M LTC (93%) dibanding 1B / 1B THETA (100%) milik Theta Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Litecoin selama 75 Hari dan Theta Network selama 75 Hari.
| LTC | THETA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp63,15T | Rp2,64T |
Volume (24h) | Rp5,53T | Rp100,9M |
Suplai yang Beredar | 77,4M / 84M LTC (93%) | 1B / 1B THETA (100%) |
Typical Hold Time | 75 Hari | 75 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Litecoin diluncurkan pada akhir 2011 oleh mantan insinyur Google dan Coinbase, Charlie Lee. LTC dirancang untuk menyediakan pembayaran yang cepat, aman dan rendah biaya dengan memanfaatkan teknologi blockchain. Supplai Litecoin juga terbatas karena hanya akan ada 84 juta Litecoin yang diciptakan.
Selengkapnya di halaman LTC →THETA adalah jaringan bertenaga blockchain yang dibuat khusus untuk streaming video. Konsep bisnis utama Theta adalah mendesentralisasikan streaming video, pengiriman data, dan edge computing, menjadikannya lebih efisien, hemat biaya, dan adil bagi pelaku industri.
Selengkapnya di halaman THETA →