Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja PP London Sumatra Indonesia Tbk. (LSIP) vs BSA Logistics Indonesia Tbk. (WBSA)

PP London Sumatra Indonesia Tbk.Trading
BSA Logistics Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan PP London Sumatra Indonesia Tbk. dan BSA Logistics Indonesia Tbk.: PP London Sumatra Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp1.335 (kapitalisasi pasar 9,04 T, volume 24 jam 3,96 jt), sedangkan BSA Logistics Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp620 (kapitalisasi pasar 5,47 T, volume 24 jam 11,87 jt). Perbedaan utamanya: PP London Sumatra Indonesia Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan BSA Logistics Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (11,87 jt vs 3,96 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

LSIPWBSA
Kapitalisasi Pasar
9,04 T5,47 T
Volume
3,96 jt11,87 jt
Lot
39,64 rb118,68 rb
Perputaran
5,28 M7,36 M
Harga Rata-rata
1.333,35620,52
Nilai Transaksi
5,28 M7,36 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.335620
Volume Ekuilibrium Indikatif
1392,13 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

LSIP
Lihat detail
WBSA
Lihat detail

Tentang PP London Sumatra Indonesia Tbk.

PT Perusahaan Perkebunan London Sumatera Tbk abbreviated as Lonsum, was established in teh Republic of Indonesia based on Notarial Deed No. 93 of Raden Kadiman dated December 18, 1962 and amended by Notarial Deed No. 20 dated September 9, 1963. Based on Notarial Deed No. 18 of Pahala Sutrisno Amijoyo Tampubolon, S.H., M.Kn., dated May 24, 2013, the Company's shareholders approved the change of the Company's status from Foreign Capital Investment (PMA) company to Domestic Capital Investment (PMDN) company.

Selengkapnya di halaman LSIP

Tentang BSA Logistics Indonesia Tbk.

PT. BSA Logistics Indonesia Tbk. (the Company) was established based on Notarial Deed No. 19 of Emmyra Fauzi Kariana, S.H., M.Kn., dated March 19, 2021. The Company commenced its commercial operations in 2021.

Selengkapnya di halaman WBSA