Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja PP London Sumatra Indonesia Tbk. (LSIP) vs Techno9 Indonesia Tbk. (NINE)

PP London Sumatra Indonesia Tbk.Trading
Techno9 Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan PP London Sumatra Indonesia Tbk. dan Techno9 Indonesia Tbk.: PP London Sumatra Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp1.415 (kapitalisasi pasar 9,72 T, volume 24 jam 954,8 rb), sedangkan Techno9 Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp77 (kapitalisasi pasar 168,25 M, volume 24 jam 1,55 jt). Perbedaan utamanya: PP London Sumatra Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 57,8× kapitalisasi pasar Techno9 Indonesia Tbk., dan Techno9 Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (1,55 jt vs 954,8 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

LSIPNINE
Kapitalisasi Pasar
9,72 T168,25 M
Volume
954,8 rb1,55 jt
Lot
9,55 rb15,49 rb
Perputaran
1,36 M121,04 jt
Harga Rata-rata
1.419,7378,15
Nilai Transaksi
1,36 M121,04 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.425
Volume Ekuilibrium Indikatif
39,8 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

LSIP
Lihat detail
NINE
Lihat detail

Tentang PP London Sumatra Indonesia Tbk.

PT Perusahaan Perkebunan London Sumatera Tbk abbreviated as Lonsum, was established in teh Republic of Indonesia based on Notarial Deed No. 93 of Raden Kadiman dated December 18, 1962 and amended by Notarial Deed No. 20 dated September 9, 1963. Based on Notarial Deed No. 18 of Pahala Sutrisno Amijoyo Tampubolon, S.H., M.Kn., dated May 24, 2013, the Company's shareholders approved the change of the Company's status from Foreign Capital Investment (PMA) company to Domestic Capital Investment (PMDN) company.

Selengkapnya di halaman LSIP

Tentang Techno9 Indonesia Tbk.

PT Techno9 Indonesia,Tbk (the"Company")wasestablished based on Deed No. 05 dated June 9, 2010, whichwasmade before Notary Lidya Enywati Tjendra, S.H. The Company started its commercial operations since June 23, 2010

Selengkapnya di halaman NINE