Perbedaan Loopring dan Venus: Loopring diperdagangkan di Rp319,34 (kapitalisasi pasar Rp532,87M, volume 24 jam Rp250,37M), sedangkan Venus diperdagangkan di Rp50.206 (kapitalisasi pasar Rp820,81M, volume 24 jam Rp79,88M). Perbedaan utamanya: Venus lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Loopring 1,4B LRC dibanding 16,4M XVS milik Venus. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Loopring selama 73 Hari dan Venus selama 39 Hari.
| LRC | XVS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp532,87M | Rp820,81M |
Volume (24h) | Rp250,37M | Rp79,88M |
Suplai yang Beredar | 1,4B LRC | 16,4M XVS |
Typical Hold Time | 73 Hari | 39 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
LRC adalah token berbasis Ethereum milik Loopring, sebuah protokol terbuka yang dirancang untuk membangun bursa kripto terdesentralisasi. Tujuan Loopring adalah untuk menggabungkan pencocokan centralized order dengan penyelesaian order pada blockchain yang terdesentralisasi, menjadikannya produk hybrid yang akan mengambil aspek terbaik dari bursa centralized dan bursa terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman LRC →Venus (XVS) adalah pasar uang algoritmis dan protokol stablecoin sintetis yang diluncurkan secara eksklusif di Binance Smart Chain (BSC). Protokol ini memperkenalkan solusi pinjam-meminjam aset kripto yang mudah digunakan pada ekosistem keuangan terdesentralisasi (DeFi), memungkinkan pengguna untuk meminjam secara langsung dengan agunan berkecepatan tinggi dan tingkat kerugian lebih sedikit akibat biaya transaksi.
Selengkapnya di halaman XVS →