Perbedaan Loopring dan Nano: Loopring diperdagangkan di Rp319,34 (kapitalisasi pasar Rp532,87M, volume 24 jam Rp250,37M), sedangkan Nano diperdagangkan di Rp6.643 (kapitalisasi pasar Rp898,46M, volume 24 jam Rp2,49M). Perbedaan utamanya: Nano lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Nano dibatasi (133,2M / 133,2M XNO (100%)), sedangkan Loopring terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Loopring selama 74 Hari dan Nano selama 84 Hari.
| LRC | XNO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp532,87M | Rp898,46M |
Volume (24h) | Rp250,37M | Rp2,49M |
Suplai yang Beredar | 1,4B LRC | 133,2M / 133,2M XNO (100%) |
Typical Hold Time | 74 Hari | 84 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
LRC adalah token berbasis Ethereum milik Loopring, sebuah protokol terbuka yang dirancang untuk membangun bursa kripto terdesentralisasi. Tujuan Loopring adalah untuk menggabungkan pencocokan centralized order dengan penyelesaian order pada blockchain yang terdesentralisasi, menjadikannya produk hybrid yang akan mengambil aspek terbaik dari bursa centralized dan bursa terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman LRC →Nano adalah kripto ringan sekaligus platform pembayaran yang membutuhkan sumber daya minimal dan memproses transaksi tanpa biaya. Nano dirancang agar dapat memproses transaksi cepat sehingga sebagian besar transaksinya selesai dalam waktu kurang dari satu detik.
Selengkapnya di halaman XNO →