Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Loopring (LRC) vs World Liberty Financial (WLFI)

World Liberty FinancialTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Loopring dan World Liberty Financial: Loopring diperdagangkan di Rp319,34 (kapitalisasi pasar Rp532,87M, volume 24 jam Rp250,37M), sedangkan World Liberty Financial diperdagangkan di Rp982,15 (kapitalisasi pasar Rp31,2T, volume 24 jam Rp415,72M). Perbedaan utamanya: World Liberty Financial jauh lebih besar — sekitar 58,6× kapitalisasi pasar Loopring, dan suplai World Liberty Financial dibatasi (31,8B / 100B WLFI (32%)), sedangkan Loopring terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Loopring selama 74 Hari dan World Liberty Financial selama 27 Hari.

LRCWLFI
Kap. Pasar
Rp532,87MRp31,2T
Volume (24h)
Rp250,37MRp415,72M
Suplai yang Beredar
1,4B LRC31,8B / 100B WLFI (32%)
Typical Hold Time
74 Hari27 Hari

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

LRC

Belum ada data sentimen.

WLFI
14% Beli86% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 27 Hari

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

Tentang Loopring

LRC adalah token berbasis Ethereum milik Loopring, sebuah protokol terbuka yang dirancang untuk membangun bursa kripto terdesentralisasi. Tujuan Loopring adalah untuk menggabungkan pencocokan centralized order dengan penyelesaian order pada blockchain yang terdesentralisasi, menjadikannya produk hybrid yang akan mengambil aspek terbaik dari bursa centralized dan bursa terdesentralisasi.

Selengkapnya di halaman LRC

Tentang World Liberty Financial

World Liberty Financial adalah protokol DeFi berfokus di AS yang menawarkan stablecoin berbasis USD sebagai alternatif privat dari CBDC. Tata kelolanya dijalankan melalui token WLFI, dengan suplai terbatas dan pembatasan hak suara untuk mencegah sentralisasi. Beroperasi sebagai korporasi Delaware, WLFI menyediakan layanan DeFi seperti pinjaman dan transfer lintas rantai, sambil menghadapi tantangan regulasi dan isu sentralisasi.

Selengkapnya di halaman WLFI