Perbedaan Loopring dan WEMIX: Loopring diperdagangkan di Rp319,34 (kapitalisasi pasar Rp532,87M, volume 24 jam Rp250,37M), sedangkan WEMIX diperdagangkan di Rp3.464 (kapitalisasi pasar Rp1,73T, volume 24 jam Rp11,61M). Perbedaan utamanya: WEMIX jauh lebih besar — sekitar 3,2× kapitalisasi pasar Loopring, dan suplai WEMIX dibatasi (498,1M / 590M WEMIX (85%)), sedangkan Loopring terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Loopring selama 74 Hari dan WEMIX selama 19 Hari.
| LRC | WEMIX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp532,87M | Rp1,73T |
Volume (24h) | Rp250,37M | Rp11,61M |
Suplai yang Beredar | 1,4B LRC | 498,1M / 590M WEMIX (85%) |
Typical Hold Time | 74 Hari | 19 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
LRC adalah token berbasis Ethereum milik Loopring, sebuah protokol terbuka yang dirancang untuk membangun bursa kripto terdesentralisasi. Tujuan Loopring adalah untuk menggabungkan pencocokan centralized order dengan penyelesaian order pada blockchain yang terdesentralisasi, menjadikannya produk hybrid yang akan mengambil aspek terbaik dari bursa centralized dan bursa terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman LRC →WEMIX3.0 adalah protokol blockchain terdesentralisasi yang berorientasi pada pengalaman dan platform, mendukung ekosistem besar dari berbagai platform Web3. Mainnet yang kompatibel dengan EVM ini menggunakan mekanisme konsensus SPoA (Stake-based Proof of Authority), menggabungkan keamanan tinggi dengan throughput transaksi yang cepat. Tata kelola dijalankan on-chain oleh 40 Node Council Partners, dengan rencana demokratisasi multi-tahap menuju desentralisasi penuh.
Selengkapnya di halaman WEMIX →