Perbedaan Loopring dan Wrapped Bitcoin: Loopring diperdagangkan di Rp319,34 (kapitalisasi pasar Rp532,87M, volume 24 jam Rp250,37M), sedangkan Wrapped Bitcoin diperdagangkan di Rp1.133.255.612 (kapitalisasi pasar Rp132,21T, volume 24 jam Rp1,85T). Perbedaan utamanya: Wrapped Bitcoin jauh lebih besar — sekitar 248,1× kapitalisasi pasar Loopring, dan suplai beredar Loopring 1,4B LRC dibanding 116,5K WBTC milik Wrapped Bitcoin. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Loopring selama 74 Hari dan Wrapped Bitcoin selama 26 Hari.
| LRC | WBTC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp532,87M | Rp132,21T |
Volume (24h) | Rp250,37M | Rp1,85T |
Suplai yang Beredar | 1,4B LRC | 116,5K WBTC |
Typical Hold Time | 74 Hari | 26 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
LRC adalah token berbasis Ethereum milik Loopring, sebuah protokol terbuka yang dirancang untuk membangun bursa kripto terdesentralisasi. Tujuan Loopring adalah untuk menggabungkan pencocokan centralized order dengan penyelesaian order pada blockchain yang terdesentralisasi, menjadikannya produk hybrid yang akan mengambil aspek terbaik dari bursa centralized dan bursa terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman LRC →Wrapped Bitcoin (WBTC) adalah versi tokenisasi Bitcoin di blockchain Ethereum. Kompatibel sepenuhnya dengan ERC-20, WBTC dapat digunakan di seluruh ekosistem DeFi Ethereum, termasuk DEX, platform lending, dan prediction market.
Selengkapnya di halaman WBTC →