Perbedaan Loopring dan Wormhole: Loopring diperdagangkan di Rp319,34 (kapitalisasi pasar Rp532,87M, volume 24 jam Rp250,37M), sedangkan Wormhole diperdagangkan di Rp174,12 (kapitalisasi pasar Rp1,07T, volume 24 jam Rp1,71T). Perbedaan utamanya: Wormhole jauh lebih besar — sekitar 2× kapitalisasi pasar Loopring, dan suplai Wormhole dibatasi (6,2B / 10B W (62%)), sedangkan Loopring terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Loopring selama 73 Hari dan Wormhole selama 53 Hari.
| LRC | W | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp532,87M | Rp1,07T |
Volume (24h) | Rp250,37M | Rp1,71T |
Suplai yang Beredar | 1,4B LRC | 6,2B / 10B W (62%) |
Typical Hold Time | 73 Hari | 53 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
LRC adalah token berbasis Ethereum milik Loopring, sebuah protokol terbuka yang dirancang untuk membangun bursa kripto terdesentralisasi. Tujuan Loopring adalah untuk menggabungkan pencocokan centralized order dengan penyelesaian order pada blockchain yang terdesentralisasi, menjadikannya produk hybrid yang akan mengambil aspek terbaik dari bursa centralized dan bursa terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman LRC →Wormhole adalah platform interoperabilitas terkemuka yang memungkinkan aplikasi multichain dan bridge skala besar. Wormhole memberikan akses kepada developer untuk likuiditas dan pengguna di lebih dari 30 jaringan blockchain terkemuka, memungkinkan use case yang meliputi DeFi, NFT, tata kelola, dan masih banyak lagi.
Selengkapnya di halaman W →