Perbedaan Loopring dan Ondo US Dollar Yield: Loopring diperdagangkan di Rp319,34 (kapitalisasi pasar Rp532,87M, volume 24 jam Rp250,37M), sedangkan Ondo US Dollar Yield diperdagangkan di Rp20.407 (kapitalisasi pasar Rp38,3T, volume 24 jam Rp5,06M). Perbedaan utamanya: Ondo US Dollar Yield jauh lebih besar — sekitar 71,9× kapitalisasi pasar Loopring, dan suplai beredar Loopring 1,4B LRC dibanding 1,9B USDY milik Ondo US Dollar Yield. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Loopring selama 74 Hari dan Ondo US Dollar Yield selama 20 Hari.
| LRC | USDY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp532,87M | Rp38,3T |
Volume (24h) | Rp250,37M | Rp5,06M |
Suplai yang Beredar | 1,4B LRC | 1,9B USDY |
Typical Hold Time | 74 Hari | 20 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
LRC adalah token berbasis Ethereum milik Loopring, sebuah protokol terbuka yang dirancang untuk membangun bursa kripto terdesentralisasi. Tujuan Loopring adalah untuk menggabungkan pencocokan centralized order dengan penyelesaian order pada blockchain yang terdesentralisasi, menjadikannya produk hybrid yang akan mengambil aspek terbaik dari bursa centralized dan bursa terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman LRC →Ondo USDY adalah protokol pinjaman terdesentralisasi yang mendukung aset dengan batasan transfer. Desainnya yang fleksibel memungkinkan akses ke lebih banyak instrumen keuangan. USDY menjadi jembatan untuk menghadirkan aset dunia nyata ke blockchain.
Selengkapnya di halaman USDY →