Perbedaan Loopring dan Threshold: Loopring diperdagangkan di Rp319,34 (kapitalisasi pasar Rp532,87M, volume 24 jam Rp250,37M), sedangkan Threshold diperdagangkan di Rp73,33 (kapitalisasi pasar Rp807,63M, volume 24 jam Rp363,22M). Perbedaan utamanya: Threshold lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Threshold dibatasi (11,2B / 11,2B T (100%)), sedangkan Loopring terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Loopring selama 73 Hari dan Threshold selama 23 Hari.
| LRC | T | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp532,87M | Rp807,63M |
Volume (24h) | Rp250,37M | Rp363,22M |
Suplai yang Beredar | 1,4B LRC | 11,2B / 11,2B T (100%) |
Typical Hold Time | 73 Hari | 23 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
LRC adalah token berbasis Ethereum milik Loopring, sebuah protokol terbuka yang dirancang untuk membangun bursa kripto terdesentralisasi. Tujuan Loopring adalah untuk menggabungkan pencocokan centralized order dengan penyelesaian order pada blockchain yang terdesentralisasi, menjadikannya produk hybrid yang akan mengambil aspek terbaik dari bursa centralized dan bursa terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman LRC →Token T berfungsi sebagai token utilitas untuk Threshold Network dan token tata kelola untuk Threshold DAO. Threshold menyediakan primitif kriptografi yang mendukung berbagai aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan ini dibuat melalui penggabungan Keep Network dan NuCypher, yang diselesaikan pada tanggal 1 Januari 2022, dengan peluncuran token T.
Selengkapnya di halaman T →