Perbedaan Loopring dan Syscoin: Loopring diperdagangkan di Rp319,34 (kapitalisasi pasar Rp532,87M, volume 24 jam Rp250,37M), sedangkan Syscoin diperdagangkan di Rp40,34 (kapitalisasi pasar Rp53,96M, volume 24 jam Rp18,57M). Perbedaan utamanya: Loopring jauh lebih besar — sekitar 9,9× kapitalisasi pasar Syscoin, dan suplai beredar Loopring 1,4B LRC dibanding 889,7M SYS milik Syscoin. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Loopring selama 74 Hari dan Syscoin selama 70 Hari.
| LRC | SYS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp532,87M | Rp53,96M |
Volume (24h) | Rp250,37M | Rp18,57M |
Suplai yang Beredar | 1,4B LRC | 889,7M SYS |
Typical Hold Time | 74 Hari | 70 Hari |
LRC adalah token berbasis Ethereum milik Loopring, sebuah protokol terbuka yang dirancang untuk membangun bursa kripto terdesentralisasi. Tujuan Loopring adalah untuk menggabungkan pencocokan centralized order dengan penyelesaian order pada blockchain yang terdesentralisasi, menjadikannya produk hybrid yang akan mengambil aspek terbaik dari bursa centralized dan bursa terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman LRC →Syscoin Platform (SYS) adalah solusi blockchain Layer-1 dan Layer-2 yang dibangun untuk menggabungkan teknologi yang telah terbukti di industri untuk mendukung semua aplikasi dalam satu jaringan. Tujuan proyek ini adalah untuk membangun protokol yang mengubah pengalaman blockchain dan menggabungkan dengan Bitcoin dan Ethereum.
Selengkapnya di halaman SYS →