Perbedaan Loopring dan Vulcan Forged (PYR): Loopring diperdagangkan di Rp319,34 (kapitalisasi pasar Rp532,87M, volume 24 jam Rp250,37M), sedangkan Vulcan Forged (PYR) diperdagangkan di Rp1.018 (kapitalisasi pasar Rp45,4M, volume 24 jam Rp88,73M). Perbedaan utamanya: Loopring jauh lebih besar — sekitar 11,7× kapitalisasi pasar Vulcan Forged (PYR), dan suplai Vulcan Forged (PYR) dibatasi (37,4M / 50M PYR (75%)), sedangkan Loopring terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Loopring selama 74 Hari dan Vulcan Forged (PYR) selama 45 Hari.
| LRC | PYR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp532,87M | Rp45,4M |
Volume (24h) | Rp250,37M | Rp88,73M |
Suplai yang Beredar | 1,4B LRC | 37,4M / 50M PYR (75%) |
Typical Hold Time | 74 Hari | 45 Hari |
LRC adalah token berbasis Ethereum milik Loopring, sebuah protokol terbuka yang dirancang untuk membangun bursa kripto terdesentralisasi. Tujuan Loopring adalah untuk menggabungkan pencocokan centralized order dengan penyelesaian order pada blockchain yang terdesentralisasi, menjadikannya produk hybrid yang akan mengambil aspek terbaik dari bursa centralized dan bursa terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman LRC →Vulcan Forged adalah studio game blockchain dan pasar NFT yang berbasis di Yunani, yang juga membuat VulcanVerse. Token PYR dapat digunakan untuk staking dalam VulcanVerse dan aset lainnya, meningkatkan dan mempertahankan level aset game, dan masih banyak lagi. Ada 50 juta token PYR yang dibuat, 20 juta di antaranya adalah sirkulasi maksimum, dan 10 juta lainnya akan digunakan untuk pool dan staking play-to-earn.
Selengkapnya di halaman PYR →