Perbedaan Loopring dan Nomina: Loopring diperdagangkan di Rp319,34 (kapitalisasi pasar Rp532,87M, volume 24 jam Rp250,37M), sedangkan Nomina diperdagangkan di Rp28,17 (kapitalisasi pasar Rp81,85M, volume 24 jam Rp98,2M). Perbedaan utamanya: Loopring jauh lebih besar — sekitar 6,5× kapitalisasi pasar Nomina, dan suplai Nomina dibatasi (2,9B / 7,5B NOM (39%)), sedangkan Loopring terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Loopring selama 73 Hari dan Nomina selama 20 Hari.
| LRC | NOM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp532,87M | Rp81,85M |
Volume (24h) | Rp250,37M | Rp98,2M |
Suplai yang Beredar | 1,4B LRC | 2,9B / 7,5B NOM (39%) |
Typical Hold Time | 73 Hari | 20 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
LRC adalah token berbasis Ethereum milik Loopring, sebuah protokol terbuka yang dirancang untuk membangun bursa kripto terdesentralisasi. Tujuan Loopring adalah untuk menggabungkan pencocokan centralized order dengan penyelesaian order pada blockchain yang terdesentralisasi, menjadikannya produk hybrid yang akan mengambil aspek terbaik dari bursa centralized dan bursa terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman LRC →Nomina is a rebranded DeFi platform designed to simplify advanced trading strategies and cross-exchange operations in perpetual futures markets. Evolving from Omni Network through a 1:75 token swap, Nomina streamlines complex DeFi trading with automation and unified tools. Built for experienced traders, it enhances efficiency and accessibility across decentralized exchanges, offering a more seamless and intelligent trading experience.
Selengkapnya di halaman NOM →