Perbedaan Loopring dan Nillion: Loopring diperdagangkan di Rp319,34 (kapitalisasi pasar Rp532,87M, volume 24 jam Rp250,37M), sedangkan Nillion diperdagangkan di Rp631,6 (kapitalisasi pasar Rp291,92M, volume 24 jam Rp196,13M). Perbedaan utamanya: Loopring lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Loopring 1,4B LRC dibanding 465,3M NIL milik Nillion. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Loopring selama 73 Hari dan Nillion selama 9 Hari.
| LRC | NIL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp532,87M | Rp291,92M |
Volume (24h) | Rp250,37M | Rp196,13M |
Suplai yang Beredar | 1,4B LRC | 465,3M NIL |
Typical Hold Time | 73 Hari | 9 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
LRC adalah token berbasis Ethereum milik Loopring, sebuah protokol terbuka yang dirancang untuk membangun bursa kripto terdesentralisasi. Tujuan Loopring adalah untuk menggabungkan pencocokan centralized order dengan penyelesaian order pada blockchain yang terdesentralisasi, menjadikannya produk hybrid yang akan mengambil aspek terbaik dari bursa centralized dan bursa terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman LRC →Nillion adalah jaringan komputasi dan penyimpanan pribadi yang dirancang untuk AI dan data, dikenal sebagai “blind computer.” Jaringan ini menggunakan Privacy-Enhancing Technologies (PETs) untuk memungkinkan komputasi dan penyimpanan data secara aman sambil menjaga privasi. Token utilitas aslinya, NIL, digunakan untuk biaya jaringan, pembayaran di Coordination Layer dan Petnet, staking untuk keamanan jaringan, serta partisipasi dalam tata kelola melalui modul on-chain.
Selengkapnya di halaman NIL →