Perbedaan Loopring dan NEAR Protocol: Loopring diperdagangkan di Rp319,34 (kapitalisasi pasar Rp532,87M, volume 24 jam Rp250,37M), sedangkan NEAR Protocol diperdagangkan di Rp37.096 (kapitalisasi pasar Rp48,2T, volume 24 jam Rp3,44T). Perbedaan utamanya: NEAR Protocol jauh lebih besar — sekitar 90,5× kapitalisasi pasar Loopring, dan suplai beredar Loopring 1,4B LRC dibanding 1,3B NEAR milik NEAR Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Loopring selama 73 Hari dan NEAR Protocol selama 50 Hari.
| LRC | NEAR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp532,87M | Rp48,2T |
Volume (24h) | Rp250,37M | Rp3,44T |
Suplai yang Beredar | 1,4B LRC | 1,3B NEAR |
Typical Hold Time | 73 Hari | 50 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Loopring (LRC) menunjukkan kapitalisasi pasar sebesar Rp532,87 juta dengan supply yang beredar 1,4 juta token. Hold time rata-rata 73 hari mengindikasikan holding pattern jangka menengah di antara investor. Data teknis terbaru menunjukkan aktivitas trading yang stabil meskipun harga spot saat ini tidak tersedia dalam snapshot ini. Token Layer-2 scaling solution ini terus mempertahankan posisinya di ekosistem Ethereum dengan fokus pada pertukaran terdesentralisasi berbiaya rendah.
Outlook: Potensi pertumbuhan dari adopsi solusi scaling Ethereum, namun menghadapi risiko volatilitas pasar crypto dan kompetisi ketat di space Layer-2. Investor perlu memantau perkembangan teknologi dan adopsi jaringan secara ketat mengingat dinamika pasar yang cepat berubah.
NEAR Protocol saat ini diperdagangkan di Rp37.096 dengan sinyal teknis bullish berdasarkan moving averages, meskipun RSI jangka pendek menunjukkan kondisi overbought. Pivot point berada di Rp37.135 dengan support kuat di Rp36.127 dan resistance di Rp38.321. Rata-rata hold time token 50 hari mencerminkan kepercayaan jangka menengah investor. Berita terbaru dari Seeking Alpha (11 Februari 2026) menyoroti potensi NEAR dalam lingkungan suku bunga yang lebih rendah sebagai alternatif risiko cerdas.
Outlook keseluruhan positif dengan momentum teknis kuat, namun waspada terhadap koreksi karena RSI_6 yang tinggi. Peluang utama terletak pada adopsi ekosistem dan utility token dalam lingkungan moneter yang mendukung. Risiko utama termasuk volatilitas kripto, tekanan regulator, dan ketergantungan pada sentimen pasar makro.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
LRC adalah token berbasis Ethereum milik Loopring, sebuah protokol terbuka yang dirancang untuk membangun bursa kripto terdesentralisasi. Tujuan Loopring adalah untuk menggabungkan pencocokan centralized order dengan penyelesaian order pada blockchain yang terdesentralisasi, menjadikannya produk hybrid yang akan mengambil aspek terbaik dari bursa centralized dan bursa terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman LRC →NEAR adalah blockchain publik proof-of-stake yang di-sharded dan ramah untuk developer. NEAR dibangun oleh tim kelas dunia yang telah membangun beberapa database sharded di dunia dalam skala besar. Jaringannya berjalan pada mekanisme konsensus Proof-of-Stake (PoS) yang disebut Nightshade, yang bertujuan untuk menawarkan skalabilitas dan biaya yang stabil.
Selengkapnya di halaman NEAR →