Perbedaan Liquity dan Yield Basis: Liquity diperdagangkan di Rp3.052 (kapitalisasi pasar Rp294,89M, volume 24 jam Rp40,11M), sedangkan Yield Basis diperdagangkan di Rp1.344 (kapitalisasi pasar Rp178,95M, volume 24 jam Rp77,23M). Perbedaan utamanya: Liquity lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Liquity 96,3M / 100M LQTY (97%) dibanding 132,4M / 1B YB (14%) milik Yield Basis. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Liquity selama 21 Hari dan Yield Basis selama 5 Hari.
| LQTY | YB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp294,89M | Rp178,95M |
Volume (24h) | Rp40,11M | Rp77,23M |
Suplai yang Beredar | 96,3M / 100M LQTY (97%) | 132,4M / 1B YB (14%) |
Typical Hold Time | 21 Hari | 5 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
LQTY saat ini diperdagangkan di Rp3.070, menunjukkan tekanan bearish dengan sinyal teknis dominan jual dari moving averages. Posisi harga berada di bawah pivot point Rp3.061, mendekati support kunci di Rp2.997. Sirkulasi token mencapai 97% dengan waktu hold rata-rata 21 hari, mengindikasikan distribusi yang matang. Tidak ada update protokol signifikan yang tercatat dalam periode terkini.
Outlook jangka pendek cenderung bearish dengan risiko lanjutan koreksi menuju support Rp2.858. Peluang rebound terbatas pada breakout di atas resistance Rp3.136. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi, likuiditas terbatas (market cap Rp293,99M), dan tekanan jual teknis yang kuat berdasarkan indikator.
Yield Basis (YB) saat ini diperdagangkan pada Rp1.356 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator netral. Token ini memiliki kapitalisasi pasar Rp180,17 juta dengan sirkulasi 14% dan rata-rata hold time 5 hari. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan dalam beberapa waktu terakhir.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada momentum trading di level support, namun risiko likuiditas rendah dan sentimen pasar crypto yang berhati-hati perlu diwaspadai. Investor harus memantau pergerakan harga di sekitar level support kunci.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Liquity adalah protokol peminjaman terdesentralisasi di Ethereum yang menggunakan LQTY, stablecoin yang dipatok pada USD. Pemegang Ether dapat meminjam LQTY dengan biaya penukaran dan penerbitan pinjaman yang disesuaikan secara algoritmis.
Selengkapnya di halaman LQTY →YieldBasis adalah protokol DeFi yang dibangun di atas Curve Finance, memungkinkan pengguna memperoleh yield pada aset seperti Bitcoin dengan meminimalkan impermanent loss. Protokol ini menggunakan mekanisme leverage majemuk tetap 2× agar posisi LP mengikuti harga aset dasar secara 1:1. Token YB mendukung governance melalui model vote-escrowed (veYB) serta memungkinkan pemegangnya berbagi pendapatan protokol.
Selengkapnya di halaman YB →