Perbedaan Liquity dan UMA: Liquity diperdagangkan di Rp3.501 (kapitalisasi pasar Rp336,95M, volume 24 jam Rp34,42M), sedangkan UMA diperdagangkan di Rp5.782 (kapitalisasi pasar Rp524,04M, volume 24 jam Rp28,75M). Perbedaan utamanya: UMA lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Liquity dibatasi (96,3M / 100M LQTY (97%)), sedangkan UMA terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Liquity selama 21 Hari dan UMA selama 72 Hari.
| LQTY | UMA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp336,95M | Rp524,04M |
Volume (24h) | Rp34,42M | Rp28,75M |
Suplai yang Beredar | 96,3M / 100M LQTY (97%) | 90,6M UMA |
Typical Hold Time | 21 Hari | 72 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Liquity adalah protokol peminjaman terdesentralisasi di Ethereum yang menggunakan LQTY, stablecoin yang dipatok pada USD. Pemegang Ether dapat meminjam LQTY dengan biaya penukaran dan penerbitan pinjaman yang disesuaikan secara algoritmis.
Selengkapnya di halaman LQTY →UMA, atau Universal Market Access, adalah protokol untuk penciptaan aset sintetis berbasis blockchain Ethereum (ETH). UMA memungkinkan counterparty untuk mendigitalkan dan mengotomatiskan setiap derivatif keuangan dunia nyata, seperti kontrak berjangka, kontrak untuk perbedaan (CFD), atau swap total return.
Selengkapnya di halaman UMA →