Perbedaan Liquity dan Toshi: Liquity diperdagangkan di Rp3.499 (kapitalisasi pasar Rp336,95M, volume 24 jam Rp34,42M), sedangkan Toshi diperdagangkan di Rp1,78 (kapitalisasi pasar Rp749,8M, volume 24 jam Rp46,34M). Perbedaan utamanya: Toshi jauh lebih besar — sekitar 2,2× kapitalisasi pasar Liquity, dan suplai beredar Liquity 96,3M / 100M LQTY (97%) dibanding 420,7B / 420,7B TOSHI (100%) milik Toshi. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Liquity selama 21 Hari dan Toshi selama 19 Hari.
| LQTY | TOSHI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp336,95M | Rp749,8M |
Volume (24h) | Rp34,42M | Rp46,34M |
Suplai yang Beredar | 96,3M / 100M LQTY (97%) | 420,7B / 420,7B TOSHI (100%) |
Typical Hold Time | 21 Hari | 19 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Liquity adalah protokol peminjaman terdesentralisasi di Ethereum yang menggunakan LQTY, stablecoin yang dipatok pada USD. Pemegang Ether dapat meminjam LQTY dengan biaya penukaran dan penerbitan pinjaman yang disesuaikan secara algoritmis.
Selengkapnya di halaman LQTY →Toshi adalah memecoin yang terinspirasi dari kucing milik Co-founder Coinbase Brian Armstrong dan pencipta Bitcoin, Satoshi Nakamoto, sekaligus menjadi maskot blockchain Base. Sepenuhnya terdesentralisasi dan dikelola oleh Meow DAO, dengan seluruh suplai yang beredar dimiliki oleh komunitas.
Selengkapnya di halaman TOSHI →