Perbedaan Liquity dan Thena: Liquity diperdagangkan di Rp3.482 (kapitalisasi pasar Rp336,07M, volume 24 jam Rp38,16M), sedangkan Thena diperdagangkan di Rp1.036 (kapitalisasi pasar Rp137,89M, volume 24 jam Rp69,09M). Perbedaan utamanya: Liquity jauh lebih besar — sekitar 2,4× kapitalisasi pasar Thena, dan suplai beredar Liquity 96,3M / 100M LQTY (97%) dibanding 133,3M / 326,1M THE (41%) milik Thena. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Liquity selama 21 Hari dan Thena selama 61 Hari.
| LQTY | THE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp336,07M | Rp137,89M |
Volume (24h) | Rp38,16M | Rp69,09M |
Suplai yang Beredar | 96,3M / 100M LQTY (97%) | 133,3M / 326,1M THE (41%) |
Typical Hold Time | 21 Hari | 61 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Liquity adalah protokol peminjaman terdesentralisasi di Ethereum yang menggunakan LQTY, stablecoin yang dipatok pada USD. Pemegang Ether dapat meminjam LQTY dengan biaya penukaran dan penerbitan pinjaman yang disesuaikan secara algoritmis.
Selengkapnya di halaman LQTY →Thena adalah pertukaran terdesentralisasi (DEX) yang beroperasi dalam BNB Chain. Thena menyediakan layanan luas untuk aktivitas keuangan terdesentralisasi (DeFi). Ini juga dirancang untuk memfasilitasi trading spot dan perpetual untuk berbagai jenis aset, sehingga dapat memenuhi kebutuhan berbagai partisipan dalam ekosistem DeFi.
Selengkapnya di halaman THE →