Perbedaan Liquity dan BENQI: Liquity diperdagangkan di Rp3.520 (kapitalisasi pasar Rp337,95M, volume 24 jam Rp38,79M), sedangkan BENQI diperdagangkan di Rp23,5 (kapitalisasi pasar Rp168,84M, volume 24 jam Rp9,05M). Perbedaan utamanya: Liquity jauh lebih besar — sekitar 2× kapitalisasi pasar BENQI, dan suplai beredar Liquity 96,3M / 100M LQTY (97%) dibanding 7,2B / 7,2B QI (100%) milik BENQI. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Liquity selama 21 Hari dan BENQI selama 48 Hari.
| LQTY | QI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp337,95M | Rp168,84M |
Volume (24h) | Rp38,79M | Rp9,05M |
Suplai yang Beredar | 96,3M / 100M LQTY (97%) | 7,2B / 7,2B QI (100%) |
Typical Hold Time | 21 Hari | 48 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Liquity adalah protokol peminjaman terdesentralisasi di Ethereum yang menggunakan LQTY, stablecoin yang dipatok pada USD. Pemegang Ether dapat meminjam LQTY dengan biaya penukaran dan penerbitan pinjaman yang disesuaikan secara algoritmis.
Selengkapnya di halaman LQTY →BENQI adalah pasar likuiditas terdesentralisasi non-kustodial serta protokol liquid staking yang dibangun di atas jaringan smart contract Avalanche berkecepatan tinggi. Protokol pinjam meminjam memungkinkan pengguna untuk meminjam atau mendapatkan bunga dari aset digital mereka. Protokol Liquid Staking menyediakan akses untuk efisiensi modal, memberikan pengguna kesempatan untuk membuka kunci AVAX yang mereka “staked“ untuk digunakan pada protokol Keuangan Terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman QI →