Perbedaan Liquity dan Peanut the Squirrel: Liquity diperdagangkan di Rp3.496 (kapitalisasi pasar Rp337,95M, volume 24 jam Rp38,79M), sedangkan Peanut the Squirrel diperdagangkan di Rp740,34 (kapitalisasi pasar Rp744,06M, volume 24 jam Rp248,25M). Perbedaan utamanya: Peanut the Squirrel jauh lebih besar — sekitar 2,2× kapitalisasi pasar Liquity, dan suplai Liquity dibatasi (96,3M / 100M LQTY (97%)), sedangkan Peanut the Squirrel terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Liquity selama 21 Hari dan Peanut the Squirrel selama 42 Hari.
| LQTY | PNUT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp337,95M | Rp744,06M |
Volume (24h) | Rp38,79M | Rp248,25M |
Suplai yang Beredar | 96,3M / 100M LQTY (97%) | 999,8M PNUT |
Typical Hold Time | 21 Hari | 42 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Liquity adalah protokol peminjaman terdesentralisasi di Ethereum yang menggunakan LQTY, stablecoin yang dipatok pada USD. Pemegang Ether dapat meminjam LQTY dengan biaya penukaran dan penerbitan pinjaman yang disesuaikan secara algoritmis.
Selengkapnya di halaman LQTY →Peanut the Squirrel (PNUT) adalah koin meme yang diluncurkan di blockchain Solana, terinspirasi dari sebuah peristiwa menyentuh yang ramai dibicarakan di media sosial. Koin ini menceritakan kisah Pnuts, tupai peliharaan yang disayangi, dan rekannya, Fred, yang membawa kebahagiaan dan kehangatan bagi para pengasuh dan pengikutnya. PNUT bertujuan untuk menyalurkan cinta dan dukungan luar biasa terhadap kisah ini menjadi gerakan yang melindungi makhluk kecil. Koin ini mewakili misi kepedulian, kenangan, dan perubahan bermakna dalam dunia kripto, menggabungkan semangat komunitas dengan tujuan yang berdampak.
Selengkapnya di halaman PNUT →