Perbedaan Liquity dan Mantle: Liquity diperdagangkan di Rp3.492 (kapitalisasi pasar Rp337,95M, volume 24 jam Rp38,79M), sedangkan Mantle diperdagangkan di Rp7.966 (kapitalisasi pasar Rp26,38T, volume 24 jam Rp422,37M). Perbedaan utamanya: Mantle jauh lebih besar — sekitar 78,1× kapitalisasi pasar Liquity, dan suplai beredar Liquity 96,3M / 100M LQTY (97%) dibanding 3,3B / 6,2B MNT (54%) milik Mantle. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Liquity selama 21 Hari dan Mantle selama 26 Hari.
| LQTY | MNT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp337,95M | Rp26,38T |
Volume (24h) | Rp38,79M | Rp422,37M |
Suplai yang Beredar | 96,3M / 100M LQTY (97%) | 3,3B / 6,2B MNT (54%) |
Typical Hold Time | 21 Hari | 26 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Liquity adalah protokol peminjaman terdesentralisasi di Ethereum yang menggunakan LQTY, stablecoin yang dipatok pada USD. Pemegang Ether dapat meminjam LQTY dengan biaya penukaran dan penerbitan pinjaman yang disesuaikan secara algoritmis.
Selengkapnya di halaman LQTY →Mantle adalah ekosistem on-chain yang fokus pada pengembangan keuangan dan skalabilitas blockchain, menjembatani keuangan tradisional (TradFi) dan keuangan terdesentralisasi (DeFi). Dengan produk seperti Mantle Network, mETH Protocol, Function (FBTC), dan Mantle Index Four (MI4), Mantle menawarkan platform terpadu untuk belanja, menabung, dan berinvestasi di era Web3. Token asli MNT digunakan untuk tata kelola, staking, dan inovasi dalam ekosistem.
Selengkapnya di halaman MNT →