Perbedaan Liquity dan Maverick Protocol: Liquity diperdagangkan di Rp3.520 (kapitalisasi pasar Rp337,95M, volume 24 jam Rp38,79M), sedangkan Maverick Protocol diperdagangkan di Rp159,13 (kapitalisasi pasar Rp186,41M, volume 24 jam Rp57,96M). Perbedaan utamanya: Liquity lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Liquity 96,3M / 100M LQTY (97%) dibanding 1,2B / 2B MAV (59%) milik Maverick Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Liquity selama 21 Hari dan Maverick Protocol selama 25 Hari.
| LQTY | MAV | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp337,95M | Rp186,41M |
Volume (24h) | Rp38,79M | Rp57,96M |
Suplai yang Beredar | 96,3M / 100M LQTY (97%) | 1,2B / 2B MAV (59%) |
Typical Hold Time | 21 Hari | 25 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Liquity adalah protokol peminjaman terdesentralisasi di Ethereum yang menggunakan LQTY, stablecoin yang dipatok pada USD. Pemegang Ether dapat meminjam LQTY dengan biaya penukaran dan penerbitan pinjaman yang disesuaikan secara algoritmis.
Selengkapnya di halaman LQTY →Maverick Protocol adalah penyedia infrastruktur DeFi yang berfokus untuk meningkatkan efisiensi industri, diberdayai oleh Maverick AMM. Maverick didukung oleh Founders Fund, Pantera Capital, Coinbase Ventures, Binance Labs, Circle Ventures, dan Gemini. Maverick berusaha untuk menghapus ketidakefisienan di DeFi dengan membantu pengguna menempatkan likuiditas mereka di tempat yang paling efektif, sehingga membuat transaksi menjadi lebih lancar dan efisien. Hal ini mengatasi beberapa isu likuiditas yang telah menjadi kendala dalam DeFi.
Selengkapnya di halaman MAV →