Perbedaan Livepeer dan Terra USD: Livepeer diperdagangkan di Rp27.834 (kapitalisasi pasar Rp1,38T, volume 24 jam Rp86,84M), sedangkan Terra USD diperdagangkan di Rp100,05 (kapitalisasi pasar Rp561,96M, volume 24 jam Rp13,43M). Perbedaan utamanya: Livepeer jauh lebih besar — sekitar 2,5× kapitalisasi pasar Terra USD, dan suplai Terra USD dibatasi (5,6B / 6,1B USTC (92%)), sedangkan Livepeer terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Livepeer selama 28 Hari dan Terra USD selama 56 Hari.
| LPT | USTC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,38T | Rp561,96M |
Volume (24h) | Rp86,84M | Rp13,43M |
Suplai yang Beredar | 49,7M LPT | 5,6B / 6,1B USTC (92%) |
Typical Hold Time | 28 Hari | 56 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Livepeer adalah protokol jaringan streaming video pertama yang terdesentralisasi penuh. Platform open-source ini memungkinkan pengguna dan pengembang untuk bebas berpartisipasi dalam pengelolaan dan peningkatan platform. Livepeer juga menawarkan peluang untuk konsumsi konten pay-as-you-go, layanan video sosial auto-scaling, liputan berita langsung tanpa sensor, dan dApps video.
Selengkapnya di halaman LPT →USTC adalah stablecoin terdesentralisasi dan algoritmik dari blockchain Terra. Koin ini skalabel dan menghasilkan nilai yang dipatok terhadap dolar AS. Stablecoin dalam ekosistem Terra berbagi total likuiditas, yang berarti para pengguna dapat menukar TerraUSD ke TerraKRW (stablecoin Terra yang dipatok ke Won Korea) dengan biaya minimal. Selain itu, pengguna dapat memperoleh pendapatan pasif menggunakan TerraUSD dengan suku bunga stabil dari protokol lending Anchor.
Selengkapnya di halaman USTC →