Perbedaan Livepeer dan Scroll: Livepeer diperdagangkan di Rp21.612 (kapitalisasi pasar Rp1,07T, volume 24 jam Rp48,09M), sedangkan Scroll diperdagangkan di Rp355,36 (kapitalisasi pasar Rp67,87M, volume 24 jam Rp30,52M). Perbedaan utamanya: Livepeer jauh lebih besar — sekitar 15,8× kapitalisasi pasar Scroll, dan suplai Scroll dibatasi (190M / 1B SCR (19%)), sedangkan Livepeer terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Livepeer selama 29 Hari dan Scroll selama 26 Hari.
| LPT | SCR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,07T | Rp67,87M |
Volume (24h) | Rp48,09M | Rp30,52M |
Suplai yang Beredar | 49,7M LPT | 190M / 1B SCR (19%) |
Typical Hold Time | 29 Hari | 26 Hari |
Livepeer adalah protokol jaringan streaming video pertama yang terdesentralisasi penuh. Platform open-source ini memungkinkan pengguna dan pengembang untuk bebas berpartisipasi dalam pengelolaan dan peningkatan platform. Livepeer juga menawarkan peluang untuk konsumsi konten pay-as-you-go, layanan video sosial auto-scaling, liputan berita langsung tanpa sensor, dan dApps video.
Selengkapnya di halaman LPT →Scroll adalah solusi Layer 2 yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan skalabilitas jaringan Ethereum. Solusi ini memanfaatkan teknologi zkRollup, sebuah metode yang berperan penting dalam mengurangi biaya transaksi dan meningkatkan throughput transaksi di blockchain Ethereum. Dengan menggunakan zkRollups, Scroll bertujuan untuk mengatasi beberapa masalah utama yang dihadapi jaringan Ethereum saat ini, seperti gas fee yang tinggi dan kemacetan jaringan.
Selengkapnya di halaman SCR →