Perbedaan Livepeer dan Puffer: Livepeer diperdagangkan di Rp27.834 (kapitalisasi pasar Rp1,38T, volume 24 jam Rp87,04M), sedangkan Puffer diperdagangkan di Rp244,9 (kapitalisasi pasar Rp123,57M, volume 24 jam Rp48,91M). Perbedaan utamanya: Livepeer jauh lebih besar — sekitar 11,2× kapitalisasi pasar Puffer, dan suplai Puffer dibatasi (506,6M / 1B PUFFER (51%)), sedangkan Livepeer terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Livepeer selama 28 Hari dan Puffer selama 11 Hari.
| LPT | PUFFER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,38T | Rp123,57M |
Volume (24h) | Rp87,04M | Rp48,91M |
Suplai yang Beredar | 49,7M LPT | 506,6M / 1B PUFFER (51%) |
Typical Hold Time | 28 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Livepeer adalah protokol jaringan streaming video pertama yang terdesentralisasi penuh. Platform open-source ini memungkinkan pengguna dan pengembang untuk bebas berpartisipasi dalam pengelolaan dan peningkatan platform. Livepeer juga menawarkan peluang untuk konsumsi konten pay-as-you-go, layanan video sosial auto-scaling, liputan berita langsung tanpa sensor, dan dApps video.
Selengkapnya di halaman LPT →Puffer adalah platform terdesentralisasi yang bertujuan meningkatkan skalabilitas dan keamanan Ethereum melalui solusi restaking dan rollup yang inovatif. Ekosistem ini mencakup Puffer LRT (Liquid Restaking Token) serta rangkaian produk UniFi, termasuk UniFi AVS dan UniFi Based Rollup. Token tata kelola asli, PUFFER, digunakan untuk mengelola parameter utama protokol dalam ekosistem Puffer dan UniFi. Ini mencakup pemilihan guardian dan operator restaking, kurasi AVS yang didukung, pengawasan struktur biaya, daftar putih rollup baru untuk dukungan AVS, serta pengelolaan reward ekosistem dan dana treasury.
Selengkapnya di halaman PUFFER →