Perbedaan Livepeer dan Osmosis: Livepeer diperdagangkan di Rp27.834 (kapitalisasi pasar Rp1,38T, volume 24 jam Rp87,04M), sedangkan Osmosis diperdagangkan di Rp613,91 (kapitalisasi pasar Rp479,53M, volume 24 jam Rp44,61M). Perbedaan utamanya: Livepeer jauh lebih besar — sekitar 2,9× kapitalisasi pasar Osmosis, dan suplai Osmosis dibatasi (781M / 1B OSMO (79%)), sedangkan Livepeer terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Livepeer selama 28 Hari dan Osmosis selama 21 Hari.
| LPT | OSMO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,38T | Rp479,53M |
Volume (24h) | Rp87,04M | Rp44,61M |
Suplai yang Beredar | 49,7M LPT | 781M / 1B OSMO (79%) |
Typical Hold Time | 28 Hari | 21 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Livepeer adalah protokol jaringan streaming video pertama yang terdesentralisasi penuh. Platform open-source ini memungkinkan pengguna dan pengembang untuk bebas berpartisipasi dalam pengelolaan dan peningkatan platform. Livepeer juga menawarkan peluang untuk konsumsi konten pay-as-you-go, layanan video sosial auto-scaling, liputan berita langsung tanpa sensor, dan dApps video.
Selengkapnya di halaman LPT →Osmosis, diluncurkan pada 2021, adalah blockchain yang dirancang untuk aplikasi DeFi dan pertukaran terdesentralisasi (DEX). Osmosis DEX merupakan platform utama di jaringannya, berperan sebagai DEX terkemuka dan pusat DeFi dalam ekosistem Cosmos dan lebih luas lagi.
Selengkapnya di halaman OSMO →