Perbedaan Livepeer dan Orca: Livepeer diperdagangkan di Rp27.834 (kapitalisasi pasar Rp1,38T, volume 24 jam Rp86,84M), sedangkan Orca diperdagangkan di Rp21.707 (kapitalisasi pasar Rp1,32T, volume 24 jam Rp354,93M). Perbedaan utamanya: Livepeer dan Orca berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Livepeer 49,7M LPT dibanding 60,8M ORCA milik Orca. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Livepeer selama 28 Hari dan Orca selama 30 Hari.
| LPT | ORCA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,38T | Rp1,32T |
Volume (24h) | Rp86,84M | Rp354,93M |
Suplai yang Beredar | 49,7M LPT | 60,8M ORCA |
Typical Hold Time | 28 Hari | 30 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Livepeer adalah protokol jaringan streaming video pertama yang terdesentralisasi penuh. Platform open-source ini memungkinkan pengguna dan pengembang untuk bebas berpartisipasi dalam pengelolaan dan peningkatan platform. Livepeer juga menawarkan peluang untuk konsumsi konten pay-as-you-go, layanan video sosial auto-scaling, liputan berita langsung tanpa sensor, dan dApps video.
Selengkapnya di halaman LPT →Orca adalah DEX yang paling ramah pengguna di Solana dan salah satu AMM serbaguna pertama yang diluncurkan di sana. Pengguna bisa menukar aset, mendapatkan yield, dan memberikan likuiditas melalui interface yang mudah digunakan. Berbagai proyek menggunakan Orca sebagai "money-lego" untuk mengintegrasikan fitur swap, farming, atau data on-chain ke dalam dApp mereka.
Selengkapnya di halaman ORCA →