Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Multi Prima Sejahtera Tbk (LPIN) vs Optima Prima Metal Sinergi Tbk. (OPMS)

Multi Prima Sejahtera TbkTrading
Optima Prima Metal Sinergi Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Multi Prima Sejahtera Tbk dan Optima Prima Metal Sinergi Tbk.: Multi Prima Sejahtera Tbk diperdagangkan di Rp412 (kapitalisasi pasar 175,1 M, volume 24 jam 44,2 rb), sedangkan Optima Prima Metal Sinergi Tbk. diperdagangkan di Rp103 (kapitalisasi pasar 103 M, volume 24 jam 6,04 jt). Perbedaan utamanya: Multi Prima Sejahtera Tbk lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Optima Prima Metal Sinergi Tbk. lebih aktif diperdagangkan (6,04 jt vs 44,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

LPINOPMS
Kapitalisasi Pasar
175,1 M103 M
Volume
44,2 rb6,04 jt
Lot
44260,37 rb
Perputaran
18,18 jt619,97 jt
Harga Rata-rata
411,4102,7
Nilai Transaksi
18,18 jt619,97 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
412103
Volume Ekuilibrium Indikatif
203,45 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

LPIN
Lihat detail
OPMS
Lihat detail

Tentang Multi Prima Sejahtera Tbk

PT Multi Prima Sejahtera Tbk was established in January 7, 1982, PT Lippo Industries is licensed producer of spark-plug under the Champion trade mark. It has 7 subsidiaries In 1996, it joint venture with Kwan Yang Motor Company, Taiwan to established a motorcycle manufacturing. And on AEGM on June 27th 2001, the meeting decide to change the company's name to Multi Prima Sejahtera Tbk.

Selengkapnya di halaman LPIN

Tentang Optima Prima Metal Sinergi Tbk.

PT. Optima Prima Metal Sinergi Tbk (the Company) was established under the name of PT Asian Prima Indosteel based on Notarial Deed No. 02 of Gema Bismantak, S.H., M.Kn. dated September 5, 2012. PT Asian Perkasa Indosteel, a company incorporated in Surabaya, is the immediate and ultimate parent of the Company. The Company started its commercial operation in 2012.

Selengkapnya di halaman OPMS