Perbedaan LimeWire dan Maverick Protocol: LimeWire diperdagangkan di Rp235 (kapitalisasi pasar Rp119,59M, volume 24 jam Rp13,32M), sedangkan Maverick Protocol diperdagangkan di Rp158,77 (kapitalisasi pasar Rp186,41M, volume 24 jam Rp57,96M). Perbedaan utamanya: Maverick Protocol lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar LimeWire 510,6M / 633M LMWR (81%) dibanding 1,2B / 2B MAV (59%) milik Maverick Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan LimeWire selama 13 Hari dan Maverick Protocol selama 25 Hari.
| LMWR | MAV | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp119,59M | Rp186,41M |
Volume (24h) | Rp13,32M | Rp57,96M |
Suplai yang Beredar | 510,6M / 633M LMWR (81%) | 1,2B / 2B MAV (59%) |
Typical Hold Time | 13 Hari | 25 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
LimeWire adalah platform konten berbasis AI yang menghidupkan kembali brand peer-to-peer ikonik dari tahun 2000-an. Diluncurkan kembali pada 2022, LimeWire menghadirkan cara baru untuk berbagi, mencipta, dan berkolaborasi dengan dukungan AI. Di pusat ekosistemnya terdapat Token LimeWire (LMWR) yang berfungsi sebagai metode pembayaran dan reward sekaligus menggerakkan Blocknode, marketplace infrastruktur GPU terdesentralisasi (DePIN) milik LimeWire.
Selengkapnya di halaman LMWR →Maverick Protocol adalah penyedia infrastruktur DeFi yang berfokus untuk meningkatkan efisiensi industri, diberdayai oleh Maverick AMM. Maverick didukung oleh Founders Fund, Pantera Capital, Coinbase Ventures, Binance Labs, Circle Ventures, dan Gemini. Maverick berusaha untuk menghapus ketidakefisienan di DeFi dengan membantu pengguna menempatkan likuiditas mereka di tempat yang paling efektif, sehingga membuat transaksi menjadi lebih lancar dan efisien. Hal ini mengatasi beberapa isu likuiditas yang telah menjadi kendala dalam DeFi.
Selengkapnya di halaman MAV →