Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Lupromax Pelumas Indonesia Tbk. (LMAX) vs Timah Tbk. (TINS)

Lupromax Pelumas Indonesia Tbk.Trading
Timah Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Lupromax Pelumas Indonesia Tbk. dan Timah Tbk.: Lupromax Pelumas Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp114 (kapitalisasi pasar 72,8 M, volume 24 jam 1,16 jt), sedangkan Timah Tbk. diperdagangkan di Rp3.570 (kapitalisasi pasar 26,07 T, volume 24 jam 40,77 jt). Perbedaan utamanya: Timah Tbk. jauh lebih besar — sekitar 358,1× kapitalisasi pasar Lupromax Pelumas Indonesia Tbk., dan Timah Tbk. lebih aktif diperdagangkan (40,77 jt vs 1,16 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

LMAXTINS
Kapitalisasi Pasar
72,8 M26,07 T
Volume
1,16 jt40,77 jt
Lot
11,62 rb407,66 rb
Perputaran
135,77 jt146,02 M
Harga Rata-rata
116,83.581,97
Nilai Transaksi
135,77 jt146,02 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1143.570
Volume Ekuilibrium Indikatif
42713,11 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

LMAX
Lihat detail
TINS
Lihat detail

Tentang Lupromax Pelumas Indonesia Tbk.

PT Lupromax Pelumas Indonesia Tbk formerly PT Karya Pelumas Indonesia (the Company) was established based on Notarial Deed No. 42 dated February 27, 2017 of Meissie Pholuan, S.H., notary in Jakarta. The Company started its commercial operations in 2017.

Selengkapnya di halaman LMAX

Tentang Timah Tbk.

PT Timah Tbk (Company) was officially establish by Imas Fatimah, SH by Notarial Deed No.1 dated 2 August 1976. The Company represents a merger of three Dutch Mining companies with operations in Indonesia. The Company’s registration statement in offer 50.330.000 new B class shares at par value of Rp. 500 per share in Indonesia was effective on 27 September 1995. In relation to the offering the new shares, the Government of the Republic of Indonesia also offered 125,825,000 B class shares which were represented by 12,582,500 GDR (each GDR representing 10 B class shares) to the public outside Indonesia. Gross profit for 1999 stand at Rp 751 billion, a figure 45% lower than that achieved in 1998, when gross profits reached Rp 1,362 billion.

Selengkapnya di halaman TINS