Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Lupromax Pelumas Indonesia Tbk. (LMAX) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Lupromax Pelumas Indonesia Tbk.Trading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Lupromax Pelumas Indonesia Tbk. dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Lupromax Pelumas Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp114 (kapitalisasi pasar 72,8 M, volume 24 jam 1,16 jt), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp59 (kapitalisasi pasar 885,64 M, volume 24 jam 6,25 jt). Perbedaan utamanya: Wilton Makmur Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 12,2× kapitalisasi pasar Lupromax Pelumas Indonesia Tbk., dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (6,25 jt vs 1,16 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

LMAXSQMI
Kapitalisasi Pasar
72,8 M885,64 M
Volume
1,16 jt6,25 jt
Lot
11,62 rb62,55 rb
Perputaran
135,77 jt366,43 jt
Harga Rata-rata
116,858,59
Nilai Transaksi
135,77 jt366,43 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
11459
Volume Ekuilibrium Indikatif
427774

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

LMAX
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Lupromax Pelumas Indonesia Tbk.

PT Lupromax Pelumas Indonesia Tbk formerly PT Karya Pelumas Indonesia (the Company) was established based on Notarial Deed No. 42 dated February 27, 2017 of Meissie Pholuan, S.H., notary in Jakarta. The Company started its commercial operations in 2017.

Selengkapnya di halaman LMAX

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI