Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Lupromax Pelumas Indonesia Tbk. (LMAX) vs Summarecon Agung Tbk. (SMRA)

Lupromax Pelumas Indonesia Tbk.Trading
Summarecon Agung Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Lupromax Pelumas Indonesia Tbk. dan Summarecon Agung Tbk.: Lupromax Pelumas Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp114 (kapitalisasi pasar 72,8 M, volume 24 jam 1,16 jt), sedangkan Summarecon Agung Tbk. diperdagangkan di Rp298 (kapitalisasi pasar 4,79 T, volume 24 jam 12,25 jt). Perbedaan utamanya: Summarecon Agung Tbk. jauh lebih besar — sekitar 65,8× kapitalisasi pasar Lupromax Pelumas Indonesia Tbk., dan Summarecon Agung Tbk. lebih aktif diperdagangkan (12,25 jt vs 1,16 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

LMAXSMRA
Kapitalisasi Pasar
72,8 M4,79 T
Volume
1,16 jt12,25 jt
Lot
11,62 rb122,47 rb
Perputaran
135,77 jt3,62 M
Harga Rata-rata
116,8295,63
Nilai Transaksi
135,77 jt3,62 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
114298
Volume Ekuilibrium Indikatif
4272,11 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

LMAX
Lihat detail
SMRA
Lihat detail

Tentang Lupromax Pelumas Indonesia Tbk.

PT Lupromax Pelumas Indonesia Tbk formerly PT Karya Pelumas Indonesia (the Company) was established based on Notarial Deed No. 42 dated February 27, 2017 of Meissie Pholuan, S.H., notary in Jakarta. The Company started its commercial operations in 2017.

Selengkapnya di halaman LMAX

Tentang Summarecon Agung Tbk.

PT Summarecon Agung Tbk (the Company) was established within the framework of the Domestic Capital Investment Law based on notarial deed No. 308 dated November 26, 1975 of Ridwan Suselo, S.H. PT. Summarecon Agung Tbk is one of the nation`s leading township developers. Entering its twenty-forth year, the original 10-hectare landbank it started with has turned into a vibrant, 500 hectare township in North Jakarta where commercial vivacity peacefully coexists with its houses numbering in the tens of thousands.

Selengkapnya di halaman SMRA