Perbedaan Lista DAO dan Mask Network: Lista DAO diperdagangkan di Rp874,18 (kapitalisasi pasar Rp381,59M, volume 24 jam Rp52,75M), sedangkan Mask Network diperdagangkan di Rp7.115 (kapitalisasi pasar Rp709,56M, volume 24 jam Rp193,75M). Perbedaan utamanya: Mask Network lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Lista DAO 439,1M / 800M LISTA (55%) dibanding 100M / 100M MASK (100%) milik Mask Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Lista DAO selama 19 Hari dan Mask Network selama 23 Hari.
| LISTA | MASK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp381,59M | Rp709,56M |
Volume (24h) | Rp52,75M | Rp193,75M |
Suplai yang Beredar | 439,1M / 800M LISTA (55%) | 100M / 100M MASK (100%) |
Typical Hold Time | 19 Hari | 23 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Lista berfungsi sebagai protokol pinjam meminjam stablecoin terdesentralisasi open-source yang didukung oleh LSDfi. Pengguna dapat melakukan staking dan liquid staking di Lista, serta meminjam lisUSD dengan berbagai agunan terdesentralisasi. LISTA adalah token utilitas asli yang digunakan untuk tata kelola, insentif protokol, pengukuran voting, dan berbagi pendapatan.
Selengkapnya di halaman LISTA →Mask Network adalah protokol yang memungkinkan pengguna mengirim pesan terenkripsi di Twitter dan Facebook, menghubungkan internet tradisional dengan jaringan terdesentralisasi. Diluncurkan pada Juli 2019, Mask Network mendapatkan pendanaan sebesar $5 juta dari perusahaan seperti HashKey dan Digital Currency Group. Saat ini, Mask Network mendukung pendanaan hibah Gitcoin langsung dari Twitter dan berencana untuk mengintegrasikan pembayaran peer-to-peer serta penyimpanan terdesentralisasi. Mask Network berfungsi sebagai portal terdesentralisasi, memungkinkan pengguna mengakses DApp untuk pembayaran kripto, DeFi, NFT, DAO, dan lainnya tanpa meninggalkan platform media sosial yang ada, membangun ekosistem Applet terdesentralisasi (DApplet).
Selengkapnya di halaman MASK →