Perbedaan Linea dan Puffer: Linea diperdagangkan di Rp44,79 (kapitalisasi pasar Rp997,3M, volume 24 jam Rp260,41M), sedangkan Puffer diperdagangkan di Rp244,9 (kapitalisasi pasar Rp124,23M, volume 24 jam Rp48,63M). Perbedaan utamanya: Linea jauh lebih besar — sekitar 8× kapitalisasi pasar Puffer, dan suplai beredar Linea 22,3B / 72B LINEA (31%) dibanding 506,6M / 1B PUFFER (51%) milik Puffer. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Linea selama 25 Hari dan Puffer selama 11 Hari.
| LINEA | PUFFER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp997,3M | Rp124,23M |
Volume (24h) | Rp260,41M | Rp48,63M |
Suplai yang Beredar | 22,3B / 72B LINEA (31%) | 506,6M / 1B PUFFER (51%) |
Typical Hold Time | 25 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Linea adalah jaringan Layer 2 yang dibangun untuk memperkuat Ethereum dan ekonominya. Dengan mekanisme burn ETH, native yield, dan teknologi zk setara Ethereum, Linea meningkatkan nilai dan utilitas Ethereum Mainnet. Didukung dana ekosistem terbesar dan tim builder terpercaya Ethereum, Linea menghadirkan infrastruktur berkelas institusi serta integrasi mendalam dengan DeFi—menjadikannya chain terbaik untuk modal ETH.
Selengkapnya di halaman LINEA →Puffer adalah platform terdesentralisasi yang bertujuan meningkatkan skalabilitas dan keamanan Ethereum melalui solusi restaking dan rollup yang inovatif. Ekosistem ini mencakup Puffer LRT (Liquid Restaking Token) serta rangkaian produk UniFi, termasuk UniFi AVS dan UniFi Based Rollup. Token tata kelola asli, PUFFER, digunakan untuk mengelola parameter utama protokol dalam ekosistem Puffer dan UniFi. Ini mencakup pemilihan guardian dan operator restaking, kurasi AVS yang didukung, pengawasan struktur biaya, daftar putih rollup baru untuk dukungan AVS, serta pengelolaan reward ekosistem dan dana treasury.
Selengkapnya di halaman PUFFER →