Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Logindo Samudramakmur Tbk. (LEAD) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Logindo Samudramakmur Tbk.Trading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Logindo Samudramakmur Tbk. dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Logindo Samudramakmur Tbk. diperdagangkan di Rp101 (kapitalisasi pasar 574,16 M, volume 24 jam 12,07 jt), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp59 (kapitalisasi pasar 885,64 M, volume 24 jam 6,25 jt). Perbedaan utamanya: Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Logindo Samudramakmur Tbk. lebih aktif diperdagangkan (12,07 jt vs 6,25 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

LEADSQMI
Kapitalisasi Pasar
574,16 M885,64 M
Volume
12,07 jt6,25 jt
Lot
120,69 rb62,55 rb
Perputaran
1,2 M366,43 jt
Harga Rata-rata
99,7758,59
Nilai Transaksi
1,2 M366,43 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
10159
Volume Ekuilibrium Indikatif
3,23 rb774

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

LEAD
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Logindo Samudramakmur Tbk.

PT Logindo Samudramakmur Tbk (the Company) is domiciled and was established in Jakarta, Indonesia based on Notarial Deed No. 55 of Nurul Hidajati Handoko, SH., Public Notary in Jakarta dated August 23, 1995. The company currently owns and operates a fleet of 58 offshore support with various types and functions. The company has a portfolio of customers ranging from mining oil and gas local to multinational.

Selengkapnya di halaman LEAD

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI