Perbedaan Lombard Staked BTC dan SuperVerse: Lombard Staked BTC diperdagangkan di Rp1.156.019.590 (kapitalisasi pasar Rp13,43T, volume 24 jam Rp11,7M), sedangkan SuperVerse diperdagangkan di Rp1.559 (kapitalisasi pasar Rp996,13M, volume 24 jam Rp64,19M). Perbedaan utamanya: Lombard Staked BTC jauh lebih besar — sekitar 13,5× kapitalisasi pasar SuperVerse, dan suplai SuperVerse dibatasi (640,2M / 1.000M SUPER (65%)), sedangkan Lombard Staked BTC terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Lombard Staked BTC selama 9 Hari dan SuperVerse selama 27 Hari.
| LBTC | SUPER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp13,43T | Rp996,13M |
Volume (24h) | Rp11,7M | Rp64,19M |
Suplai yang Beredar | 11,8K LBTC | 640,2M / 1.000M SUPER (65%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 27 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
LBTC adalah aset Bitcoin likuid dari Lombard yang menghubungkan Bitcoin dengan ekosistem DeFi. Didukung 1:1 oleh BTC, LBTC memungkinkan pemegangnya memperoleh yield dari staking Babylon sekaligus menggunakan Bitcoin untuk aktivitas DeFi seperti trading, lending, borrowing, dan yield farming melalui desain yang secara native bersifat lintas chain.
Selengkapnya di halaman LBTC →SuperVerse adalah protokol keuangan terdesentralisasi cross-chain (DeFi) yang dibangun untuk memfasilitasi peluncuran non-fungible token (NFT) baru tanpa diperlukan pemrograman. Pasar dan seperangkat alat inovatif memungkinkan proyek apa pun untuk menerapkan farming dengan aturannya sendiri. Token SUPER memberi pengguna akses ke berbagai peluang di dunia kripto melalui SUPERVERSE, Partner Video Games, dan drop NFT yang sering terjadi.
Selengkapnya di halaman SUPER →