Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Lombard Staked BTC (LBTC) vs Spark (SPK)

Lombard Staked BTCTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Lombard Staked BTC dan Spark: Lombard Staked BTC diperdagangkan di Rp1.147.625.058 (kapitalisasi pasar Rp13,43T, volume 24 jam Rp11,7M), sedangkan Spark diperdagangkan di Rp251,25 (kapitalisasi pasar Rp767,04M, volume 24 jam Rp82,5M). Perbedaan utamanya: Lombard Staked BTC jauh lebih besar — sekitar 17,5× kapitalisasi pasar Spark, dan suplai Spark dibatasi (3,1B / 10B SPK (31%)), sedangkan Lombard Staked BTC terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Lombard Staked BTC selama 13 Hari dan Spark selama 13 Hari.

LBTCSPK
Kap. Pasar
Rp13,43TRp767,04M
Volume (24h)
Rp11,7MRp82,5M
Suplai yang Beredar
11,8K LBTC3,1B / 10B SPK (31%)
Typical Hold Time
13 Hari13 Hari

Tentang Lombard Staked BTC

LBTC adalah aset Bitcoin likuid dari Lombard yang menghubungkan Bitcoin dengan ekosistem DeFi. Didukung 1:1 oleh BTC, LBTC memungkinkan pemegangnya memperoleh yield dari staking Babylon sekaligus menggunakan Bitcoin untuk aktivitas DeFi seperti trading, lending, borrowing, dan yield farming melalui desain yang secara native bersifat lintas chain.

Selengkapnya di halaman LBTC

Tentang Spark

Spark adalah alokator modal on-chain dengan $3,86 miliar yang dikerahkan di DeFi, CeFi, dan aset dunia nyata (RWA). Spark meningkatkan efisiensi modal secara skala besar dengan menyeimbangkan alokasi secara otomatis sesuai kondisi pasar, sambil menjaga profil risiko konservatif. Proyek ini mengatasi inefisiensi DeFi seperti likuiditas terfragmentasi, imbal hasil tidak stabil, dan stablecoin yang menganggur, serta menyediakan likuiditas dalam, konsisten, dan pendapatan bebas biaya melalui produk seperti sUSDS dan sUSDC.

Selengkapnya di halaman SPK