Perbedaan Solayer dan Zama: Solayer diperdagangkan di Rp1.192 (kapitalisasi pasar Rp553,28M, volume 24 jam Rp192,16M), sedangkan Zama diperdagangkan di Rp617,71 (kapitalisasi pasar Rp1,36T, volume 24 jam Rp394,82M). Perbedaan utamanya: Zama jauh lebih besar — sekitar 2,5× kapitalisasi pasar Solayer, dan suplai beredar Solayer 466,1M LAYER dibanding 2,2B ZAMA milik Zama. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Solayer selama 33 Hari dan Zama selama 4 Hari.
| LAYER | ZAMA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp553,28M | Rp1,36T |
Volume (24h) | Rp192,16M | Rp394,82M |
Suplai yang Beredar | 466,1M LAYER | 2,2B ZAMA |
Typical Hold Time | 33 Hari | 4 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Solayer adalah blockchain pertama yang menggunakan chip perangkat keras khusus untuk mencapai lebih dari 1 juta transaksi per detik dan kecepatan jaringan ultra-cepat. Arsitektur InfiniSVM menggunakan teknologi canggih seperti SDN, RDMA, dan InfiniBand untuk meningkatkan kinerja dan mengurangi latensi. Ini memungkinkan aplikasi blockchain hampir instan dengan skala besar.
Selengkapnya di halaman LAYER →Zama adalah protokol kriptografi yang memungkinkan smart contract rahasia dan transaksi aset terenkripsi di blockchain publik. Didukung oleh Fully Homomorphic Encryption (FHE), protokol ini memungkinkan komputasi pada data terenkripsi dengan tetap dapat diverifikasi. Zama berfungsi sebagai lapisan lintas chain yang terintegrasi dengan L1 dan L2 untuk menambahkan privasi terprogram pada aplikasi terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman ZAMA →