Perbedaan Solayer dan VeThor Token: Solayer diperdagangkan di Rp1.057 (kapitalisasi pasar Rp500,82M, volume 24 jam Rp197,59M), sedangkan VeThor Token diperdagangkan di Rp5,81 (kapitalisasi pasar Rp592,87M, volume 24 jam Rp12,91M). Perbedaan utamanya: VeThor Token lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Solayer 475,5M LAYER dibanding 102,2B VTHO milik VeThor Token. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Solayer selama 35 Hari dan VeThor Token selama 42 Hari.
| LAYER | VTHO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp500,82M | Rp592,87M |
Volume (24h) | Rp197,59M | Rp12,91M |
Suplai yang Beredar | 475,5M LAYER | 102,2B VTHO |
Typical Hold Time | 35 Hari | 42 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Solayer adalah blockchain pertama yang menggunakan chip perangkat keras khusus untuk mencapai lebih dari 1 juta transaksi per detik dan kecepatan jaringan ultra-cepat. Arsitektur InfiniSVM menggunakan teknologi canggih seperti SDN, RDMA, dan InfiniBand untuk meningkatkan kinerja dan mengurangi latensi. Ini memungkinkan aplikasi blockchain hampir instan dengan skala besar.
Selengkapnya di halaman LAYER →VeThor Token adalah salah satu dari dua token yang digunakan oleh blockchain publik VeChainThor. VeChain awalnya diluncurkan pada tahun 2015, namun mengalami proses rebranding yang cukup besar pada tahun 2018. Meskipun VeChain Token (VET) adalah token native di platform, VeThor Token (VTHO) memainkan peran penting dalam fungsi keseluruhan blockchain.
Selengkapnya di halaman VTHO →