Perbedaan Solayer dan Terra USD: Solayer diperdagangkan di Rp1.043 (kapitalisasi pasar Rp496,17M, volume 24 jam Rp199,48M), sedangkan Terra USD diperdagangkan di Rp89,31 (kapitalisasi pasar Rp496,72M, volume 24 jam Rp29,52M). Perbedaan utamanya: Solayer dan Terra USD berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Terra USD dibatasi (5,6B / 6,1B USTC (92%)), sedangkan Solayer terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Solayer selama 35 Hari dan Terra USD selama 57 Hari.
| LAYER | USTC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp496,17M | Rp496,72M |
Volume (24h) | Rp199,48M | Rp29,52M |
Suplai yang Beredar | 475,5M LAYER | 5,6B / 6,1B USTC (92%) |
Typical Hold Time | 35 Hari | 57 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Solayer adalah blockchain pertama yang menggunakan chip perangkat keras khusus untuk mencapai lebih dari 1 juta transaksi per detik dan kecepatan jaringan ultra-cepat. Arsitektur InfiniSVM menggunakan teknologi canggih seperti SDN, RDMA, dan InfiniBand untuk meningkatkan kinerja dan mengurangi latensi. Ini memungkinkan aplikasi blockchain hampir instan dengan skala besar.
Selengkapnya di halaman LAYER →USTC adalah stablecoin terdesentralisasi dan algoritmik dari blockchain Terra. Koin ini skalabel dan menghasilkan nilai yang dipatok terhadap dolar AS. Stablecoin dalam ekosistem Terra berbagi total likuiditas, yang berarti para pengguna dapat menukar TerraUSD ke TerraKRW (stablecoin Terra yang dipatok ke Won Korea) dengan biaya minimal. Selain itu, pengguna dapat memperoleh pendapatan pasif menggunakan TerraUSD dengan suku bunga stabil dari protokol lending Anchor.
Selengkapnya di halaman USTC →