Perbedaan Solayer dan Ondo US Dollar Yield: Solayer diperdagangkan di Rp1.055 (kapitalisasi pasar Rp500,55M, volume 24 jam Rp196,85M), sedangkan Ondo US Dollar Yield diperdagangkan di Rp20.411 (kapitalisasi pasar Rp38,26T, volume 24 jam Rp3,31M). Perbedaan utamanya: Ondo US Dollar Yield jauh lebih besar — sekitar 76,4× kapitalisasi pasar Solayer, dan suplai beredar Solayer 475,5M LAYER dibanding 1,9B USDY milik Ondo US Dollar Yield. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Solayer selama 35 Hari dan Ondo US Dollar Yield selama 20 Hari.
| LAYER | USDY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp500,55M | Rp38,26T |
Volume (24h) | Rp196,85M | Rp3,31M |
Suplai yang Beredar | 475,5M LAYER | 1,9B USDY |
Typical Hold Time | 35 Hari | 20 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Solayer adalah blockchain pertama yang menggunakan chip perangkat keras khusus untuk mencapai lebih dari 1 juta transaksi per detik dan kecepatan jaringan ultra-cepat. Arsitektur InfiniSVM menggunakan teknologi canggih seperti SDN, RDMA, dan InfiniBand untuk meningkatkan kinerja dan mengurangi latensi. Ini memungkinkan aplikasi blockchain hampir instan dengan skala besar.
Selengkapnya di halaman LAYER →Ondo USDY adalah protokol pinjaman terdesentralisasi yang mendukung aset dengan batasan transfer. Desainnya yang fleksibel memungkinkan akses ke lebih banyak instrumen keuangan. USDY menjadi jembatan untuk menghadirkan aset dunia nyata ke blockchain.
Selengkapnya di halaman USDY →