Perbedaan Solayer dan USDS: Solayer diperdagangkan di Rp1.054 (kapitalisasi pasar Rp500,55M, volume 24 jam Rp196,85M), sedangkan USDS diperdagangkan di Rp17.875 (kapitalisasi pasar Rp175,19T, volume 24 jam Rp3,07T). Perbedaan utamanya: USDS jauh lebih besar — sekitar 350× kapitalisasi pasar Solayer, dan suplai beredar Solayer 475,5M LAYER dibanding 9,8B USDS milik USDS. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Solayer selama 35 Hari dan USDS selama 12 Hari.
| LAYER | USDS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp500,55M | Rp175,19T |
Volume (24h) | Rp196,85M | Rp3,07T |
Suplai yang Beredar | 475,5M LAYER | 9,8B USDS |
Typical Hold Time | 35 Hari | 12 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Solayer adalah blockchain pertama yang menggunakan chip perangkat keras khusus untuk mencapai lebih dari 1 juta transaksi per detik dan kecepatan jaringan ultra-cepat. Arsitektur InfiniSVM menggunakan teknologi canggih seperti SDN, RDMA, dan InfiniBand untuk meningkatkan kinerja dan mengurangi latensi. Ini memungkinkan aplikasi blockchain hampir instan dengan skala besar.
Selengkapnya di halaman LAYER →USDS (Sky Dollar) adalah stablecoin terdesentralisasi yang diterbitkan oleh Sky Protocol, penerus MakerDAO yang menjadi salah satu fondasi DeFi. Nilainya terikat 1:1 terhadap dolar AS. USDS dicetak dengan mengunci aset crypto sebagai jaminan dan dapat dikonversi langsung dari DAI dengan rasio 1:1. Selain sebagai alat penyimpan nilai, USDS menawarkan yield melalui Sky Savings Rate, reward berupa token governance SKY, serta tersedia di berbagai jaringan termasuk Ethereum dan Solana.
Selengkapnya di halaman USDS →