Perbedaan Solayer dan UMA: Solayer diperdagangkan di Rp1.068 (kapitalisasi pasar Rp506,14M, volume 24 jam Rp203,08M), sedangkan UMA diperdagangkan di Rp5.936 (kapitalisasi pasar Rp535,08M, volume 24 jam Rp41,99M). Perbedaan utamanya: Solayer dan UMA berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Solayer 475,5M LAYER dibanding 90,6M UMA milik UMA. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Solayer selama 35 Hari dan UMA selama 72 Hari.
| LAYER | UMA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp506,14M | Rp535,08M |
Volume (24h) | Rp203,08M | Rp41,99M |
Suplai yang Beredar | 475,5M LAYER | 90,6M UMA |
Typical Hold Time | 35 Hari | 72 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Solayer adalah blockchain pertama yang menggunakan chip perangkat keras khusus untuk mencapai lebih dari 1 juta transaksi per detik dan kecepatan jaringan ultra-cepat. Arsitektur InfiniSVM menggunakan teknologi canggih seperti SDN, RDMA, dan InfiniBand untuk meningkatkan kinerja dan mengurangi latensi. Ini memungkinkan aplikasi blockchain hampir instan dengan skala besar.
Selengkapnya di halaman LAYER →UMA, atau Universal Market Access, adalah protokol untuk penciptaan aset sintetis berbasis blockchain Ethereum (ETH). UMA memungkinkan counterparty untuk mendigitalkan dan mengotomatiskan setiap derivatif keuangan dunia nyata, seperti kontrak berjangka, kontrak untuk perbedaan (CFD), atau swap total return.
Selengkapnya di halaman UMA →